Embun disepanjang hari
Disaatku membuka mata dari tidurku
Aku rasa hari ini akan cerah
Ku buka jendela kamarku
Sembari menghela nafas kecilku
Hari masih pagi, embun juga masih terasa sejuk
Mentari kian meninggi
Sembari ku lihat embun tetap kuat
Hati kecilku berkata ini bukan embun
Melainkan kabut asap yang kian menebal
Sampai-sampai negeriku ini seperti negeri di atas awan
Tapi tetap saja berpijak dibumi
Rumah sakit yang kian meramai
Seperti pasar yang dikunjungi setiap hari
Pagi, siang, sore dan malam kian semakin ramai
Nafas tak lagi segar
Sesak kian datang
Maut bisa menghadang
Pemimpin tetap saja diam
Pada siapa kami harus minta pertolongan?
Kalau yang seharusnya menolong kian menghilang
Ini manusia, yang punya hak hidup
Ini manusia, yang ingin tetap hidup
Jangan bunuh kami tanpa senjata
Meski perlahan ini menyiksa
Haruskah kami tutup usia?
Kami tak kan mampu terus di siksa
Ini abal-abalan, cuma bisa bikin gini. padahal udah disusun dipikiran pas dituangin ehh berantakan. mohon maaf atas kesalahanku, thanks
Comments
Post a Comment